Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman yang Perlu Dipahami

Dengan kemajuan teknologi, tentunya ada banyak model software atau aplikasi baru yang terbentuk. Mungkin tidak banyak yang tahu

Pembuatan software atau aplikasi ini pasti memanfaatkan bahasa pemrograman. Jenis-jenis bahasa pemrograman sendiri banyak dan berbeda untuk setiap jenisnya.

Bagi pihak yang sedang fokus mempelajari topik ini, maka harus tahu setiap jenisnya dengan baik. Dengan memahami semua jenisnya, maka akan mudah untuk mengidentifikasi dan menelaah mana yang harus dimanfaatkan.

Berikut adalah beberapa jenis bahasa pemrograman beserta dengan penjabarannya:

1. PHP

bahasa php

Untuk jenis pertama, ada bahasa pemrograman yang dikenal dengan nama PHP. Jenis yang pertama ini tergolong yang paling populer dan paling sering dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

Ada alasan tersendiri kenapa jenis ini merupakan yang paling populer. Alasan tersebut adalah karena bahasa pemrograman ini bisa dipakai tanpa mengeluarkan biaya.

Lalu untuk penggunaannya sendiri, PHP sering dipakai untuk membuat situs-situs atau website tertentu yang sesuai dengan kebutuhan.

Banyak pihak yang akhirnya memilih untuk memakai jenis yang ini karena alasan kebutuhan. Pemakaiannya sendiri juga tidak terlalu rumit jika dibandingkan dengan jenis yang lainnya.

2. Java

bahasa java

Jika ingin hasil dengan kualitas yang lebih tinggi, maka bisa memakai Java. Jenis bahasa pemrograman yang satu ini dikenal para profesional sebagai bahasa pemrograman paling fleksibel untuk dipakai.

Penggunaannya sendiri bisa dilakukan di berbagai platform berbeda yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Para developer sering memakai jenis ini karena bisa menghasilkan output yang maksimal. Dengan output yang maksimal, tentu banyak pihak yang merasa puas.

Sedangkan jika dilihat dari segi perangkatnya, hasil dari Java ini bisa dipakai di berbagai perangkat berbeda. Sehingga tingkat fleksibilitasnya lebih tinggi lagi.

3. C++

bahasa c++

Jenis jenis bahasa pemrograman yang ketiga adalah C++. Sebenarnya, C++ merupakan bahasa pemrograman yang dimunculkan dari bahasa pemrograman C.

Tentunya, C++ berpoin lebih baik dari C yang merupakan versi terdahulu. Jika memakai bahasa pemrograman ini, tentunya ada metode tersendiri dalam penerapannya.

Melalui C++, maka masalah yang diselesaikan akan memakai solusi yang diklasifikasikan dalam beberapa jenis kelas yang mendetail.

Melalui metode yang lebih mendetail ini, maka pemakaiannya lebih efektif. Selain itu, prosesnya juga akan lebih cepat yang tentunya akan memudahkan setiap developer.

4. Phyton

bahasa python

Bagi pemula, Phyton adalah solusi terbaik untuk dipakai dari berbagai bahasa pemrograman lain. Pembacaan bahasanya tidak rumit dan terkesan simpel dengan pemakaian syntax.

Meski bisa dikatakan mudah untuk dipakai, namun bahasa pemrograman ini terbukti memiliki kualitas yang baik karena dipakai oleh banyak perusahaan besar.

Pinterest, Instagram, bahkan Google sudah memakai bahasa pemrograman ini. Dengan banyaknya perusahaan besar yang memakai bahasa pemrograman ini, maka bisa dipastikan hasilnya tidak akan mengecewakan. Penggunaannya juga mudah sehingga mudah langkah yang salah jika memanfaatkan bahasa pemrograman satu ini.

5. Visual Basic

bahasa visual basic

Jenis bahasa pemrograman yang kelima adalah Visual Basic. Penggunaan bahasa pemrograman ini sendiri lebih mengacu pada sistem Windows.

Jadi kebanyakan hasilnya sangat relevan untuk dipakai di sistem operasi tersebut. Penggunaannya juga mudah, bahkan ada komunitas tersendiri untuk mendiskusikan isu terbaru tentang bahasa pemrograman ini.


Itulah jenis jenis bahasa pemrograman yang bisa dipahami lebih lanjut. Jika masih pemula dan ingin mempelajari bahasa pemrograman, maka bisa mencoba satu persatu untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Setiap jenis tentunya memiliki poin pembeda yang bisa dirasakan saat melihat hasil akhirnya. Selain, itu masih ada banyak bahasa pemrograman lainnya selain yang telah disebutkan di atas.