Kabar Gembira! Instagram Lewat IGTV Akan Tayangkan Iklan

Ujicoba iklan di IGTV | techcrunch.com

TahooTech – Kabar gembira buat para pengguna instagram. Setelah sekian lama dinantikan para content creator, instagram akhirnya resmi membuka ladang monetisasi baru yaitu melalui iklan di Instagram TV (IG TV). Dengan penambahan iklan pada platform ini, akan memungkinkan para content creator untuk mendapatkan bayaran dari hasil monetisasi iklan yang dilakukan oleh instagram. 

Dikutip dari Business Insider, langkah ini sekaligus menjadikan instagram sebagai pesaing dari Youtube  yang sebelumnya menjadi kanal utama bagi para content creator untuk menghasilkan uang. Dan juga agar tidak kalah saing dengan Tik Tok dan Snapchat yang akhir-akhir ini lagi booming. 

Bagi Hasil 55%

Dilansir dari Bloomberg, Instagram akan berbagi hasil dengan para content creator sebesar 55% dari pendapatan iklan yang ditayangkan. Dengan begitu, harapannya akan lebih banyak influencer atau content creator yang membuat materi di IGTV. Jumlah yang ditawarkan oleh instagram ini sama dengan yang ditawarkan Google kepada Youtube yaitu dengan model pembagian pendapatan iklan yang tayang. 

Mulai Tayang Pekan Depan

Menurut COO Instagram, Justin Osofsky, IGTV akan mulai menayangkan iklan pekan depan (Bulan Juni). Namun, hal ini baru akan berlaku bagi 200 content creator besar di USA, seperti Lele Pons dan Adam Waheed yang memiliki kerjasama dengan brand-brand besar seperti Sephora, Puma dan Ikea.

Durasi Iklan 15 Detik

Iklan baru akan muncul di IGTV saat pengguna mengklik “tonton di IGTV” setelah melihat previewnya di lini massa. Pesan komersil di IGTV akan ditampilkan secara vertikal dengan durasi maksimal 15 detik. 

IGTV ads | influencermarketinghub.com

Khusus Untuk Konten Ramah Iklan

Osofsky mengatakan bahwa iklan hanya akan muncul di konten-konten yang ramah iklan. Artinya, content creator harus mematuhi semua kebijakan monetisasi IGTV yang berbeda dengan kebijakan yang berlaku pada konten instagram biasa. Jadi, buat kreator yang membuat konten yang kurang sopan di IGTV seperti mengumpat atau berkata kasar maka bisa dipastikan tidak akan bisa dimonetisasi. 

Diawasi Manusia Untuk Menyaring Konten

Pada tahun 2019, Youtube pernah kebobolan dimana pengiklan sempat menarik uang karena adanya creator yang memuat konten pelecehan seksual terhadap anak-anak. 

Belajar dari kasus ini, Instagram memberlakukan moderasi konten untuk IGTV agar skema iklan bisa berjalan dengan lancar. Dan menjamin bahwa penonton IGTV cukup tinggi serta berinteraksi dengan iklan yang tayang. Selain itu, iklan juga harus tayang di konten yang tepat agar proses monetisasi aman dan lancar. 

Dan untuk moderasi konten IGTV akan diawasi langsung oleh manusia untuk menyaring konten. Jadi, konten video akan diperiksa terlebih dahulu sebelum disetujui untuk monetisasi. Untuk sistem moderasi ini, Instagram masih bergantung pada moderasi Facebook yang menggunakan moderasi manusia dan teknologi.

Pendapatan Lain Dari Live Badges (Lencana)

Selain iklan, content creator juga bisa mendapatkan penghasilan lain dari penjualan lencana saat live. Ada 3 lencana yang bisa dibeli oleh penonton masing-masing dengan harga Rp 14.600 (0.99 USD), Rp 29.400 (1,99 USD), dan Rp 73.700 (4,99 USD). 

Ketiga lencana tersebut memiliki bentuk yang berbeda-beda. Lencana akan terpasang di nama (akun) pembeli dan akan terpampang saat mereka memberikan komentar di IGTV kreator yang sudah ramah iklan. Dimana komentar dengan lencana akan diprioritaskan dan bisa muncul di daftar teratas. 

Selain itu, instagram juga akan memunculkan fitur Live Shopping beberapa bulan ke depan yang memungkinkan kreator untuk menandai sebuah brand saat live dan mempromosikan brand tersebut. Ini tentunya memudahkan proses endorsement bagi para influencer. (AZK/THT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like